Belum lama ini masyarakat di Indonesia terkejut dengan kenaikan harga Bahan Bakar minyak ( BBM ) , Tak di duga di era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono Harga Bahan Bakar sudah naik 3 kali berturut – turut meski pernah turun satu kali tetapi harga turun tak sebanding dengan harga kenaikannya
Alasan pemerintah menaikkan harga BBM akibat naiknya harga minyak mentah dunia yang terus membumbung melampaui patokan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
kebijakan pemerintah tersebut tidak akan meningkatkan kesejahteraan rakyat, bahkan sebaliknya malah justru akan merugikan dan menambah beban rakyat.
kebijakan menaikkan harga BBM dengan alasan naiknya harga minyak mentah dunia, harus ditolak, begitu pula kebijakan pembatasan subsidi BBM yang merupakan langkah menuju liberaliasasi Migas.
Kenaikan harga BBM sebagaimana program pembatasan BBM bersubsidi sama artinya dengan pengurangan subsidi BBM yang pada gilirannya menuju penghapusan subsidi BBM sama sekali.
itu sama saja rakyat dipaksa untuk beralih pada BBM nonsubsidi seperti pertamax. Inilah yang ditunggu oleh perusahaan Migas asing.
Kenaikan harga BBM, pembatasan BBM bersubsidi dan pencabutan subsidi dalam jangka panjang akan menguntungkan perusahaan minyak asing yang memiliki stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seperti Total milik Italia dan Shell milik Belanda.
dengan kenaikan harga BBM dan pembatasan subsidi BBM, seluruh pengguna mobil pribadi terpaksa menggunakan bahan bakar yang oktannya lebih tinggi seperti pertamax atau bensin yang diproduksi oleh SPBU asing.
Dengan biaya produksi yang lebih efisien dan kualitas yang mungkin lebih baik, BBM yang isalurkan SPBU asing akan lebih kompetitif dibandingkan SPBU Pertamina.
Jumlah SPBU asing dalam jangka waktu yang tidak lama akan semakin menjamur.
dan kegiatan bisnis Pertamina di sektor hilir menjadi tidak kompetitif sehingga SPBU-SPBU penyalur BBM yang diproduksi Pertamina akan berpindah ke perusahaan minyak asing, sehingga hal ini tentu akan merugikan Pertamina.
Alasan pemerintah menaikkan harga BBM akibat naiknya harga minyak mentah dunia yang terus membumbung melampaui patokan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak pas.
kebijakan pemerintah tersebut tidak akan meningkatkan kesejahteraan rakyat, bahkan sebaliknya malah justru akan merugikan dan menambah beban rakyat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar